Film “Bebas”, Hidup Tidak Sebebas Cita-cita Masa SMA

Setelah Ada Apa Dengan Cinta 2, Mira Lesmana dan Riri Reza kembali menelurkan film bertema reuni. Film ini berjudul “Bebas’, sebuah film adaptasi dari film Korea yang berjudul “Sunny”. Sebagai orang yang jarang sekali nonton film Korea, saya tidak berekspektasi apa-apa waktu akan menonton film ini. Ya cuma sekadar hiburan setelah hampir sebulan saya tidak nonton di bioskop.

Film ini menceritakan tentang sekelompok orang yang pernah jadi satu geng di SMA yang reuni setelah 23 tahun lamanya. Pertemuan kembali ini awalnya tidak disengaja, namun akhirnya menjadi sebuah reuni yang berarti dalam hidup masing-masing anggota geng yang bernama Bebas ini.

Geng Bebas terdiri dari 6 orang, yaitu Krisdayanti (Sheryl Sheinafia – Susan Bachtiar), Vina Panduwinata (Maizura – Marsha Timothy), Jessica (Agatha Prescilla – Indy Barens), Gina (Zulfa Maharani – Widi Mulya), Jojo (Baskara Mahendra – Baim Wong), dan Suci (Lutesha dan surpriseeeeee).

Poster film “Bebas”

Membangkitkan kenangan masa lalu memang selalu bahan film yang menarik, apalagi masa-masa SMA dan kuliah. Meskipun latar waktu yang dipakai di film ini terutama pada tahun 1995-an, tapi masih terasa relate dengan saya yang SMA pada tahun 2001-2004. Lagu-lagu lawas yang masih enak didengar dan kumpul geng setelah jam sekolah, dan tanpa media sosial-media sosialan.

Official Trailer “Bebas”

Keenam anggota Geng Bebas sewaktu SMA, punya cita masing-masing. Layaknya anak SMA, mereka punya cita-cita tinggi dan ideal. Dengan privilege yang mereka miliki (secara materi, mereka berkecukupan, bahkan ada yang lebih), mereka sepertinya tidak akan susah mencapai harapan mereka masing-masing.

Tidak Hanya Sekadar Film Reuni, Tapi juga tentang Memaknai Hidup

“People change“, sebuah kalimat singkat dan masuk akal yang diucapkan Vina Dewasa. Dan itu yang terjadi dengan Geng Bebas. Mereka bertemu kembali dengan kondisi yang berbeda dengan masa mereka SMA dan berbeda juga dengan cita-cita mereka. Perubahan itu juga pasti terjadi pada kita semua, bukan?

Vina, sudah punya anak gadis usia SMA, bersuamikan seorang pengusaha muda yang tajir. Kurang apa coba? Vina tidak perlu bekerja, suaminya sudah bilang “Aku sudah transfer ke rekeningmu ya”. Tapi, Vina pun terlihat bosan dengan rutinitasnya sebagai ibu rumah tangga. Setidaknya itu yang bisa kita lihat di opening film ini.

Teman-temannya yang lain? Hidup memang sungguh unpredictable, ada yang dulunya anak businesswoman tangguh, sekarang bangkrut dan bercerai. Ada yang harus tertekan secara batin karena menuruti orang tuanya.

Film Bebas ini membuat saya kembali flashback ke masa SMA dan kuliah dan membandingkannya dengan kehidupan saya sekarang. Saya pernah punya cita-cita jelas, pernah mengubah haluan cita-cita saya, pernah melenceng dari roadmap hidup yang saya susun, sehingga akhirnya menjadi seorang Neser yang sekarang, dan siapa tahu apa lagi yang akan terjadi di masa depan seorang Neser.

Saya sama seperti Geng Bebas, punya cita-cita dan punya privilege, tapi hidup tidak bisa saya atur semau saya. Ada hal yang bisa atur di bawah kendali saya. Ada hal yang bukan di dalam kendali saya. Hidup memang tidak selamanya selalu nyaman, selalu bebas dan selalu sesuai dengan yang kita inginkan. Hidup juga tentang bersiap kecewa, bersiap gagal dan bersyukur. Hidup juga membuat kita belajar menyelesaikan masalah.

Konflik Kurang Greget dan Bertabur Bintang

Meskipun berhasil membuat saya merefleksikan hidup saya, namun ada beberapa hal yang kurang greget. Termasuk konflik yang terjadi. Konflik banyak terjadi di masa SMA, namun di masa kininya terasa kurang dramanya. Harapannya sih, di masa dewasa ada konflik-konfliknya yang lebih kena gitu. Termasuk juga tentang cerita cinta pertama Vina. Sikap Suci nan misterius juga masih terus misterius sampai akhir cerita.

Di cerita masa SMA, Sheryl yang berperan sebagai Kris, juarak banget lah. Anak SMA 90-an banget. Di masa dewasa, Marsha Timothy kebangetan deh cantiknya. Semua outfit cocok buat dipakai Ibu ini. Selain aktor pemeran Geng Bebas, film ini juga bertabur banyak bintang film kenamaan. Mulai dari yang masih muda sampai senior. Jangan lupa, ada Mas Oka Antara juga di film ini.

Selaman menonton, dan bersiaplah nyanyi-nyanyi lagu “Bebas”-nya Iwa K. Siapin juga baju masa SMA, siapa tahu tiba-tiba pingin pakai kostum ala SMA setelah nonton film ini.

4 thoughts on “Film “Bebas”, Hidup Tidak Sebebas Cita-cita Masa SMA

  1. Unita says:

    Baru nonton semalam. Greget sama Jaka, Vina dan hmmm. Pengen itu dibahas. Tapi begitu juga sudah ngenes banget nontonnya. Betul betul, jadi refleksi nonton ini. Bahwa cita-cita zaman sekolah tidak semudah itu diwujudkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s