“Bajak Laut dan Purnama Terakhir”, Fiksi Gabungan Sejarah dan Komedi yang Bikin Rela Begadang

Buku fiksi ini ditulis oleh Adhitya Mulya, sang penulis yang juga terkenal dengan buku “Jomblo” dan “Sabtu Bersama Bapak” yang sudah berhasil difilmkan. Mas Adhit juga penulis skenario dari beberapa film, salah satunya film “Shy Shy Cat”. Ulasanku tentang “Shy Shy Cat” bisa dilihat di sini : Review Shy Shy Cat. Mas Adhit ini adalah suami dari Ninit Yunita, seorang penulis juga. Setelah follow Instagram dan Twitter mereka kurang lebih 2 tahun terakhir, fix mereka ini termasuk dalam kategori pasangan favorit. Saling mendukung karya satu sama lain. Apalagi pas Mas Adhit sempat bilang “Saya bisa gini karena kamu”. Mereka selalu menyebut perjalanan pernikahan mereka dengan “mengupas bawang”, karena terkadang bikin perih dan nangis, terkadang bikin ketawa. Kalau dibilang relationship goal gitu berlebihan ga sih, secara aku bangun relationship aja masih berantakan. Hahahaha. Kalau mau tahu tentang mereka bisa di akun Twitter dan IG : @adhityamulya dan @ninityunita. Bisa juga di blog pribadi mereka di suamigila.com dan istribawel.com.

Oh oke cukup bahas penulisnya, karena nanti bikin baper kepingin. Balik lagi ke “Bajak Laut dan Purnama Terakhir”. Kalau dilihat dari judulnya, jangan berharap buku ini akan penuh dengan petualangan ala-ala bajak laut di film-film Hollywood. Petualangan, sejarah dan komedi dicampur dengan seimbang di buku ini.

bajak-laut-dan-purnama-terakhir

Sekedar tambahan, buku ini full fiksi ya. Meskipun ada sejarah tentang awal mula kerajaan-kerajaan besar di Indonesia, dengan nama tokoh yang tidak asing juga buat kita, cerita di dalam buku ini hanya sekedar fiksi.

Buku ini mengambil latar waktu ketika pendudukan VOC di Indonesia. Kenapa aku bukan bilang penjajahan, karena sekali lagi VOC yang pertama kali datang ke Indonesia, sifatnya adalah perusahaan dagang dari Belanda. Nama pimpinan VOC yang dipakai di buku ini juga sama seperti nama pimpinan VOC yang pernah ada di Indonesia. Tapi sekali lagi, ceritanya fiksi ya, mungkin memang ada beberapa yang mirip. Tapi, Mas Adhit sudah menjelaskannya di bagian Fiksi dan Fakta.

Bajak Laut di sini adalah kawanan bajak laut yang bernama Kerapu Merah. Kok Kerapu Merah? Kan namanya juga komedi, jangan bayangkan namanya Blue Shark atau yang lain yang gahar. Sesuai namanya yang unik, kawanan bajak laut yang dipimpin oleh Jaka Kelana ini pun kelakuannya unik juga. Jaka Kelana punya 4 awak yaitu Lintong, Aceng, Surendro dan Abbas yang kelakuannya sama uniknya dengan pemimpinnya itu. Uniknya gimana? Baca pokoknya.

Lalu apa hubungannya dengan Purnama Terakhir?. Diceritakan di sini, ada tiga keturunan Arya terakhir yang punya misi penting yang harus selesai dalam 4200 purnama. Peristiwa yang dituliskan di buku tersebut sudah masuk di 4199 purnama, kurang 1 purnama lagi.  Apa itu keturunan Arya? Pertama baca aku sempat kepikiran hubungannya sama ras Arya di India sana. Ternyata bukan. Arya di sini adalah sekelompok orang hebat yang berpengaruh dalam pembentukan Kerajaan Majapahit bersama Raden Wijaya. Ketiga Arya yang tersisa ini adalah Arang, Galuh dan Bara.

Dalam perjalanannya menyelesaikan misi ini mereka bertemu dengan awak Kerapu Merah? Perjalanan mereka tentu saja penuh petualangan dan hiburan. Bayangkan aja pendekar yang serius bertemu dengan awak kapal unik kelakuannya.

Mas Adhit bikin aku sukses begadang untuk menyelesaikan buku ini. Buku ini bikin penasaran dan terus penasaran pingin tahu akhirnya. Yang pasti akhirnya unpredictable. Beberapa istilah kuno dan bahasa Jawa sering keluar di buku ini, tapi Mas Adhit pun memberikan footnote yang jelas di setiap halaman yang menggunakan istilah tersebut.

Sekali lagi, Mas Adhit tidak mengecewakan. Buku ini layak banget buat dibaca.

Ditunggu karya barunya Mas Adhit!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s