Menikmati Puisi “Hujan Bulan Juni” melalui Media Film

Penggemar karya sastra berupa puisi, pasti tahu dengan buku kumpulan puisi “Hujan Bulan Juni”. Hujan Bulan Juni merupakan karya sang maestro puisi Indonesia, Sapardi Djoko Damono, berupa kumpulan puisi. Selain puisi dengan judul “Hujan Bulan Juni”, puisi lain yang tidak kalah tersohor adalah puisi berjudul “Aku Ingin”. Puisi fenomenal yang pas zaman alay-alay galau sering dikutip sebagian kalimatnya, yaitu “aku ingin mencintaimu dengan sederhana”.

Kumpulan Puisi “Hujan Bulan Juni” pun dialihwahanakan oleh Pak Sapardi menjadi novel dalam bentuk trilogi Hujan Bulan Juni. Novel pertama berjudul “Hujan Bulan Juni”, dan novel kedua berjudul “Pingkan Melipat Jarak”. Sedangkan novel ketiga belum diterbitkan. Hujan Bulan Juni pun kemudian dialihwahanakan lagi menjadi sebuah film. Penasaran? Ini official poster dan trailer­-nya.

Poster_Hujan_Bulan_Juni

Tokoh dan alur dalam film ini didasarkan cerita pada trilogi novel Hujan Bulan Juni. Tokoh Sarwono, seorang dosen antropologi di Universitas Indonesia, diperankan oleh Adipati Dolken. Selain menjadi dosen, Sarwono juga gemar membaca puisi. Kekasih Sarwono (Hmmm… apa ya bilangnya, masih status ga jelas juga sih. Ehemm) yang bernama Pingkan diperankan oleh Velove Vexia. Pingkan adalah seorang dosen muda di Sastra Jepang yang mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi ke Jepang.

Sebagian besar adegan di film ini isinya Sarwono – Pingkan, ya iyalah. Mulai dari kegelisahan Sarwono karena akan berpisah dengan Pingkan, sampai perbedaan yang memisahkan keduanya. Sarwono orang Solo, Islam, sedangkan Pingkan adalah keturunan Solo – Manado yang berbeda keyakinan dengan Sarwono. Bagaimana selanjutnya hubungan mereka? Haruskah kandas karena jarak? (Eheeemmmm, curhat, Nes). Atau kandas karena perbedaan suku dan keyakinan? Nonton sendiri aja ya.

Adipati Dolken sebagai Sarwono kok rasanya masih kurang njawani. Kalemnya terkesan masih dibuat-buat. Pas bilang kata “sontoloyo” pun masih kurang Jawa. Apa mungkin karena masih terbawa sosokl Yudhis di film Posesif yang aku tonton beberapa hari sebelumnya ya? Velove sebagai Pingkan sudah membawakan peran dengan baik. Pemilihan outfit untuk Pingkan pun enak banget dilihat mata. Tapi yang kurang enak dilihat waktu Pingkan dan Sarwono pergi ke Universitas Sam Ratulangi berdua untuk keperluan kampus, baju Pingkan yang tanpa lengan rasanya kurang cocok digunakan oleh seorang dosen.

Sepanjang film ini, kita akan bertemu dengan banyak sekali kalimat romantis. Baik dari beberapa percakapan maupun dari beberapa puisi karya Pak Sapardi sendiri. Mulai dari puisi Hujan Bulan Juni, Pada Suatu Hari Nanti sampai puisi Aku Ingin. By the way, di film ini Pak Sapardi juga ikutan main film lho. Hayo tebak jadi siapa?

Kalau keindahan Jepang sudah biasa kita lihat, mungkin aku banyak cerita tentang keindahan Sulawesi. Perjalanan Manado – Gorontalo yang dilakukan oleh Sarwono – Pingkan mengajak kita untuk menikmati keindahan Bumi Minahasa. Mulai dari jalan yang berkelok di sepanjang pantai utara Minahasa, beberapa bukit dengan view menarik seperti Bukit Kasih Kanonang dengan batu bergambar wajah dan Bukit Tetempangan dengan view sunsetnya yang aduhai. Dalam perjalanan, Sarwono sempat singgah sholat maghrib di Bukit Tetempangan. Pingkan menunggu sambil menyiapkan makan malam lesehan menghadap matahari terbenam. Ketika kembali Sarwono pun berkata “Aku kok ngerasa kaya Bulan Ramadhan ya, buka puasa sama istri”. Eeeaaaakkkk. Namun, beberapa visualisasi lain terkesan aneh. Seperti waktu adegan di pantai, dan ada replika sakura yang berguguran, maksa banget. Tapi kalau sakura yang benar-benar di Jepang bagus sih. Jadi nambah wishlist traveling. Tapi ke Manado, bukan ke Jepang. Hehehe.

Yang masih bikin tanda tanya dari ending film ini, apakah ending film Hujan Bulan Juni ini menunjukkan ending dari buku terakhir trilogi novel Hujan Bulan Juni? Sambil nunggu novel ketiga terbit ah.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s