Category: Love
-
2017, Terima Kasih Roller Coasternya!
Ga kerasa banget, uda akhir tahun lagi. Sebenarnya, sempat kepikiran buat ga nulis tentang akhir tahun 2017 dan awal tahun 2018. Tapi dipikir-pikir kok uda parah banget ya kemalesan nulisnya di tahun ini. Jadi, baiklah meskipun sedikit, mari kita lihat apa yang terjadi di 2018 ini secara singkat. 2017, roller coaster? Tidak dalam semua hal…
-
Menikmati Puisi “Hujan Bulan Juni” melalui Media Film
Penggemar karya sastra berupa puisi, pasti tahu dengan buku kumpulan puisi “Hujan Bulan Juni”. Hujan Bulan Juni merupakan karya sang maestro puisi Indonesia, Sapardi Djoko Damono, berupa kumpulan puisi. Selain puisi dengan judul “Hujan Bulan Juni”, puisi lain yang tidak kalah tersohor adalah puisi berjudul “Aku Ingin”. Puisi fenomenal yang pas zaman alay-alay galau sering…
-
Review Film Posesif. Haruskah Bertahan di Hubungan yang Menyakitkan?
Setelah lama banget ga review film, akhirnya nemu juga film yang menarik buat dijadikan bahan di blog. Film produksi Palari Films ini judulnya POSESIF. Sebagai pemanasan, coba lihat dulu official poster dan trailer-nya ya. Film ini menceritakan tentang Lala, seorang siswa SMA atlet loncat indah yang berpacaran dengan Yudhis, siswa baru di sekolahnya. Tokoh Lala…
-
Turah, Cerita Kehidupan Penghuni Tanah Timbul
Eits, ini bukan cerita tentang akun gosip kekinian di Instagram ya. “Turah” ini adalah judul film yang diproduksi oleh Four Colours Film, yang juga memproduksi film “Siti”. Film ini disutradarai oleh orang asli Tegal, Wicaksono Wisnu Legowo. Tidak berbeda jauh dengan “Siti” yang mengambil topik tentang kehidupan masyarakat kelas bawah di Parangtritis, “Turah” mengambil cerita…
-
Ziarah, Film Sederhana tentang Pencarian dan Mengikhlaskan
Kalau mendengar judulnya, pasti kepikirannya sama film horor ecek esek, dengan hantu yang ga keren. Tapi ternyata salah banget. Film ini juga bukan film mewah dengan berbagai aktor dan aktris terkenal. Film yang disutradarai oleh BW Purbanegara ini dibintangi oleh Mbah Ponco Sutiyem, orang biasa tanpa latar belakang akting yang berasal dari daerah Gunungkidul,…
-
MIWF 2017, Surga untuk Pecinta Buku
Makassar International Writer Festival 2017 (MIWF 2017) merupakan festival literasi terbesar di Indonesia Timur. Tahun ini MIWF 2017, mengambil tema “Diversity”, tema yang pas banget sama kondisi Indonesia saat ini. MIWF 2017 ini buat aku merupakan salah satu wishlist tahun 2017, gara-gara lihat foto-foto pelaksanaan MIWF 2016 yang bertabur penulis-penulis keren. MIWF 2017 dilaksanakan di…
-
Jalan-jalan ke Makassar, Mencari View Menenangkan dan Berbagai Makanan Khas
Beberapa bulan lalu pas tugas kantor ke Makassar, saking ribetnya kerjaaan, ga sempet main atau mbolang kemana-mana. Cuma sempet dikit merasakan konro bakar di Konro Karebosi. Karena ga puas ga bisa jalan-jalan, dalam hati pun memutuskan “Suatu saat aku kudu mbolang ke Makassar pokoknya” Bertepatan dengan kegiatan Makassar International Writer Festival (MIWF) 2017, kegiatan pesta…
-
The Circle : Membayangkan Masa Depan dengan Keterbukaan di Media Sosial
Hayoo? Ini review buku atau film? Lebih tepatnya kedua-duanya. Berbeda dengan biasanya, baca buku dulu baru nonton filmnya, untuk kasus The Circle ini aku nonton film dulu. Karena merasa akhir ceritanya menggantung dan kurang jelas, akhirnya abis nonton di XXI Ciputra World langsung menuju ke Gramedia. Bukunya sendiri ditulis oleh Dave Eggers. Tulisan ini nanti…
-
Film Galih dan Ratna : Belajar Filosofi Hidup dari Kaset
Nama “Galih” dan “Ratna” di telinga orang Indonesia mungkin mirip dengan “Romeo” dan “Juliet”. Secara umum, cerita kedua pasangan ini tidak berbeda, ditentang karena perbedaan tertentu. Pasangan “Galih” dan “Ratna” ini mulai terkenal di akhir dekade 1970-an, lebih tepatnya di tahun 1979, sepuluh tahun sebelum aku lahir. Nama pasangan ini mulai dikenal karena film “Gita…
